Review Novel Assalamu'alaikum Calon Imam Karya Ima Madaniah
Perjalanan cinta setiap orang tentu berbeda-beda. Ada yang dengan mudah memperoleh jodohnya meskipun tak banyak berusaha, namun ada juga yang berusaha mati-matian mengejar jodoh tapi ternyata bertemu dengan orang yang salah.
Kurang lebih seperti itu yang saya tau,meskipun saya sendiri belum dipersatukan dengan jodoh saya, hehe.
Isu percintaan yang rumit seringkali menjadi pembahasan yang seru dan seringkali diangkat dalam kisah novel. Begitu pula dalam novel Assalamualaikum Calon Imam ini.
Percintaan rumit namun seru nampaknya masih memiliki daya tarik tersendiri, ya.
Nafisya Dalam Penantiannya
Trauma yang membuat seorang wanita takut menikah adalah hal yang wajar. Itulah yang dirasakan seorang wanita muslimah taat bernama Nafisya.
Perasaan yang mengganjal mahasiswi universitas negeri fakultas farmasi itu kian menyurut saat sang ayah pergi lama, bukan ke Rahmatullah, tapi ke istri keduanya.
Namun di balik kesedihan itu ada makhluk Mars yang selalu membuatnya tertawa hingga takdir berkata lain.
Seorang dokter tampan bertubuh gagah, berwajah dingin dan sebut saja dosen killer yang mengajar di Fakultas Farmasi yang mendatanginya untuk memberi hukuman yang agak ketat jika tidak belajar dan datang terlambat.
Namun, Nafisya lulus dengan mudah dan mendapat nilai yang bagus.
Ujian yang Allah berikan kepada Nafisya selalu dihadapi dengan kepala dingin, selalu bersyukur dan tabah. Ia berpikir bahwa apakah sebuah pernikahan harus diakhiri dengan perceraian? Tetapi Allah punya rencana terbaik dibandingkan hambanya.
Jika kamu berpikir seperti itu lalu buat apa Allah berfirman dalam surah Adz-Zariyat ayat 49? dan Rasulullah mengajarkan bahwa kita harus taat pada suami agar kamu menjadi wanita sholihah, maka jangan takut sesungguhnya Allah Maha Benar dan Maha Mengetahui segala isi hati hambanya.
Gaya Bahasa Novel
Gaya bahasa yang ada di novel ini pun alegori, seperti dalam kalimat berikut
"Duh,calon ummi Abi banget nih...jadi iri" goda Dinda didukung sorak ricuh teman-teman nya,
Pada kata ummi Abi itu bertautan.
Cocok Dibaca Kamu yang Berinisial J alias Jomlo
Novel ini banyak sekali mengajarkan kita untuk selalu istiqamah kepada Allah SWT dan memberikan motivasi untuk para jomlo.
Btw, Jomlo adalah sebutan atau gelar yang dengan senang hati diterima oleh mereka yang memilih menanti jodoh tanpa pacaran, ya! CMIWW
Eh...untuk para pejuang lajang yang sedang berikhtiar agar dipersatukan dengan jodohnya, dimohon untuk tidak berkecil hati karena jodoh tidak akan salah kamar..hehe.
Jika kita ingin punya jodoh yang baik maka kita juga harus berubah menjadi lebih baikkk yaaa gaiss. (catat! tebelin! bila perlu pakek stabillo yang buanyak, yaaaa)
Maka dari itu kita harus selalu bersyukur dan istiqomah dalam menjalankan ibadah kepada Allah tanpa mengeluh karena Allah subhanahuwata'ala akan memberikan yang terbaik untuk hambanya.
Seperti Sosok Nafisya yang selalu bersyukur dan istiqomah, maka Allah pun memberikan jodoh yg terbaik, sosok laki-laki yang mencintainya, yang membimbing dia kejalan yang benar.
Mau tahu serunya kisah Nafisya seperti apa? yuk baca bukunya, kalau nggak mampu beli, di saya ada kok. Tenang bisa sewa. wkkwkwkw
Nggak Cuman ada di Novel
Meskipun kisah novel tapi dikisah nyata pun ada loh cerita mirip Nafisya ini.
Kalau nggak percaya, coba kita lihat saja pada Surah Adz-Zariyat ayat 49.
وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Artinya : Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.
Ya kalau kita mau mikir dikit, selain sepasang sendal atau sepatu, ternyata buaaanyak banget di atas bumi ini yang memang diciptakan berpasangan. Setuju dong ya!
Mengutip Tafsir Jalalyn situs tafsir Al Qur'an online, tafsirq.com. Tafsir dari firman Allah subhanahuwata'ala di atas adalah sebagai berikut :
(Dan segala sesuatu) ber-ta'alluq kepada lafal Khalaqnaa (Kami ciptakan berpasang-pasangan) yakni dari dua jenis, yaitu jenis pria dan wanita; ada langit dan ada bumi; ada matahari dan ada bulan; ada dataran rendah dan ada dataran tinggi, ada musim panas dan ada musim dingin, ada rasa manis dan ada rasa masam, ada gelap dan ada terang (supaya kalian berfikir) asal kata Tadzakkaruuna adalah Tatadzakkaruuna, lalu salah satu huruf Ta-nya dibuang sehingga jadilah Tadzakkaruuna. Karena itu kalian mengetahui bahwa Pencipta pasangan-pasangan itu adalah Esa, lalu kalian menyembah-Nya.
Ada yang Lain?
Saking kerennya novel ini, ternyata 2018 langsung dibuatkan filmnya. Kamu bisa nonton langsung di viu atau di vidio.com.
Karena sudah dibuatkan filmnya, jelas ada OST atau original sound track yang jadi pengiring atau latar belakang musik di filmnya.
Liriknya dalem banget tahu...
Lirik Lagu Assalamualaikum Calon Imam
Intro :
Engkau hadir saat diriku....
Tak mengharapkan cinta pada dirimu...
Sepi sunyi tak berarti...
Hatiku resah membenci....
Tak sadarku pun terpesona...
Dengan indahnya lantunan kalam cinta...
Yang berkumandang dari bibirmu...
Hatiku pun luluh merindu....
REFF :
Cinta kasih yang kau beri...
Membuatku sungguh berarti...
Kau anugrah tuhan terindah untuk ku...
Nestapaku kau jadikan duka mu...
Salamku untukmu selalu...
Wahai kau calon imamku...
Berjanji setia bersama selamanya...
Berdua kita hingga menuju surga...
Tak sadarku pun terpesona...
Dengan indahnya lantunan kalam cinta...
Yang berkumandang dari bibirmu...
Hatiku pun luluh merindu....
Berjanji setia bersama selamanya...
Berdua kita hingga menuju surga...
Buku novel ini juga memiliki permasalahan pada pengejaan kata yang kurang tepat/baku. Seperti pada kata notification di halaman 10 yang berarti pemberitahuan, dan ada juga beberapa kesalahan kata yang lain nya, tapi,It's ok itu tidak mempengaruhi alur cerita didalam nya. Masih tetap seru kok.
Sekian review novel assalamualaikum calon imam, semoga teman-teman suka ya...:)
Sebelum membaca Novel Assalamualaikum calon imam, silahkan baca ulasan berikut, yuk sobat!!
Identitas Buku
Judul : Assalamualaikum Calon Imam
Penulis : Ima Madaniah
Penerbit : Coconut Books
Cetakan : November 2017
Halaman : 476
ISBN : 978-602-6940-90-2
*Dibuat dengan kasih dan sayang oleh Siti Aprida N.S Mahasiswa #BBCmakinseru Cicurug, Sukabumi.
