Pengertian Healing dari Kamus Gaul dan Kata Ahli Psikologi

Siapa yang merasa butuh healing karena pusing seminggu ke belakang dijejel tugas dan banyak pikiran ini itu? Wait....ngomong-ngomong healing teh naon emang?

Akhir-akhir ini kata “healing” atau "self-healing" terdengar lebih sering dari pada kata odading, ya. Ada apa sih? Ada yang tahu apa artinya healing? atau setidaknya bisa menunjukkan contoh nyata yang bisa mengartikan healing itu apa. 

unsplash.com/@melissaaskew

Coba cocokkan pengertian yang kamu tahu dengan penjalasan di bawah ini, ya.

Helaing Menurut Kamus Gaul

Berbagai sumber di media sosial dan banyak situs mengatakan bahwa healing itu merujuk kepada aktivitas-aktivitas menghibur diri  untuk mengobati perasaan negatif (sedih, emosi, merasa banyak beban, dll) yang sedang dirasakan seseorang.

Aktivitas yang dipercaya dapat menghilangkan perasaan negatif seperti bermain dengan teman, melakukan hobi, bertemu dengan orang tersayang, melakukan perjalanan wisata dan aktivitas lainnya.

Eh tapi, sebetulnya banyak orang juga yang menganggap healing adalah liburan saja, loh.

Intinya sih menurut kamusnya anak gaul, healing ini artinya mengobati perasaan negatif seseorang.

Healing dalam Dunia Psikologi

Berbeda namun memang memiliki sedikit kesamaan. Tenyata healing memilki arti yang lain dalam pengertian psikologi. Apa sih?

Healing dalam dunia psikologi artinya adalah proses penyembuhan yang dilakukan terhadap siapapun yang sedang mengalami gangguan mental, gangguan psikologi atau gangguan sejenisnya.

Jadi nggak sebatas liburan, ya.

Menurut salah satu ahli Psikologi di Universitas Airlangga, Dr. Primatia Yogi Wulandari, M.Si healing ini bisa dilakukan seseorang secara mandiri (self healing) dengan berbagai cara.

“Dalam bentuk aktivitas, penyembuhan diri dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti relaksasi melalui pernapasan; kontemplasi dengan meditasi atau yoga, dan menciptakan emosi positif yang akan berdampak pada munculnya hormon endorfin atau sering disebut 'hormon bahagia',” 

Dikutip makinseru.xyz dari laman resmi Unair. 28/8 2022.

Setiap orang sebetulnya bisa melakukan penyembuhan terhadap dirinya sendiri dengan berbagai cara. Misalnya dengan yoga, dengan menulis, dengan meditasi, dan aktivitas lainnya. 

Namun yang pasti contoh aktivitas tersebut hanya jalan seseorang agar sampai pada tahap “menerima” seperti yang disampaikan ahli Psikologi Unair tersebut.

“Melalui proses refleksi, katanya, seseorang dapat mengenali pikiran dan perasaan negatifnya. Lalu menerima hal-hal tersebut sebagai sesuatu yang memang benar-benar ada tanpa berusaha menolak atau menghindarinya.”

Sampai sini paham ya kenapa orang habis liburan langsung seger, ya mungkin saja si orang itu sudah nerima luka diri, beban, penat dan hal negatif dari psikisnya setelah ada energi baru (energi yang muncul setelah liburan) yang berani mengatakan pada dirinya sendiri bahwa masalah yang dimilinya ini bisa diterima.




Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url